Postingan

Menampilkan postingan dengan label mentri

Menteri Suharso Menjadi Keynote Speaker Dalam Peluncuran Buku Deklarasi Djuanda Persembahan IATK - ITB

Gambar
*Menteri Suharso Menjadi Keynote Speaker Dalam Peluncuran Buku Deklarasi Djuanda Persembahan IATK - ITB* Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjadi keynote speaker dalam Webinar : Buku Deklarasi Djunada : makna dan Implikasinya dalam Berteknologi dan Berindustri, yang berlangsung secara virtual pada 13 Desember 2020.  Dalam rangka memperingati 75 tahun Kemerdekaan Indonesia, dan peringatan100 Tahun Institut Teknologi Bandung, Ikatan Alumni Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (IATK – ITB) memprakarsai penerbitan buku "Deklarasi Djuanda: Makna dan Implikasinya dalam Berteknologi dan Berindustri".  Buku Deklarasi Djuanda yang ditulis oleh Bapak Prof Saswinadi beserta tim ahli penulis IATK-ITB dan praktisi Tata Wilayah Kepulauan RI, memberikan isyarat bahwa membangun bangsa dan perekonomian harus berbasis pada potensi dan kedaulatan negara kepulauan. Deklarasi Djuanda sendiri dicetuskan oleh Ir. H. Djuanda Kartawidjaja

Kemendikbud : DANA BOS 2021 AKAN NAIK UNTUK SEKOLAH KECIL

Gambar
Kemendikbud : DANA BOS 2021 AKAN NAIK UNTUK SEKOLAH KECIL . PENANEWINVESTIGASI . COM ~Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menaikkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2021 untuk sekolah kecil yang memiliki jumlah murid sedikit. Kenaikan juga untuk sekolah di daerah terluar dan tertinggal. Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan kebijakan ini diambilnya untuk meratakan pendidikan di seluruh Indonesia agar setiap daerah bisa bersaing dengan kompetensi yang sama. “Tahun depan, kami akan prioritaskan kepada sekolah yang jumlah muridnya sedikit dan daerah-daerah 3T, karena kasihan sekali dengan dana BOS yang kecil, sekolah itu tidak menerima yang banyak sekali. Padahal tentu ada biaya-biaya sekolah. Sekecil apapun pasti ada biaya minimumnya,” kata Nadiem di SD Negeri 15 Palu. Nadiem memastikan kebijakan ini tidak akan mengurangi dana BOS bagi sekolah yang sudah besar dan mapan. "Jadi kita akan pastikan, tidak ada dana BOS yang turun tapi untuk teman-te

MENHAN PRABOWO SUBIATO MENERIMA KEHORMATAN Acting Secretary of Defense of the United States .

Gambar
MENHAN PRABOWO SUBIATO MENERIMA KEHORMATAN Acting Secretary of Defense of the United States . JAKARTA , PENANEWINVESTIGASI . COM ~ Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto, Senin (7/12), menerima kunjungan kehormatan Acting Secretary of Defense of the United States H.E. Christopher C. Miller, di Kantor Kemhan, Jakarta. Pertemuan antara Menhan RI dan Pelaksana Menhan AS ini diawali dengan courtessy call yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara Delegasi AS dan Menhan RI beserta jajaran Pejabat Eselon I Kemhan. Dalam sambutannya, Menhan RI mengatakan bahwa hubungan strategis kedua negara telah berjalan sangat baik. Pemerintah Indonesia berkeinginan untuk melaksanakan kerjasama industri pertahanan serta kerjasama di bidang pendidikan dan pelatihan dengan mengirim taruna-taruna Akademi Militer untuk belajar di Akademi Militer AS. Selanjutnya Pelaksana Menhan AS, mengatakan bahwa hubungan kerjasama antara Indonesia dan Amerika Serikat telah berlangsung san

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengklaim pihaknya sudah mencairkan insentif sebesar Rp7,69 triliun

Gambar
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengklaim pihaknya sudah mencairkan insentif sebesar Rp7,69 triliun lnsentif sebanyak itu untuk 727.400 tenaga kesehatan (nakes) di tengah pandemi Covid-19 ke seluruh Indonesia, baik pusat maupun daerah. "Untuk tahun anggaran 2020 ini, belanja di bidang kesehatan difokuskan untuk belanja penanganan Covid-19 terutama untuk insentif bagi tenaga kesehatan," jelas Sri Mulyani dalam konferensi pers, Senin (7/12/2020).  Bendahara Negara juga mengatakan, pemerintah telah memberikan insentif bagi tenaga kesehatan yang meninggal dalam penanganan Covid-19. Totalnya Rp3,22 triliun untuk santuan kematian kepada 200 keluarga nakes.  Lalu, lanjut dia, dana insentif kesehatan di bidang perpajakan telah direalisasikan sebesar Rp3,82 triliun. Sisanya, pemerintah telah mencadangkan dana sebesar Rp35,1 triliun untuk program pengadaan dan distribusi vaksin Covid-19. Anggaran tersebut termasuk untuk pengadaan 1,2 juta dosis vaksin Sinovac yang ber