Zulkarnain Berharap agar lulusan SMK Negeri 5 Palembang dapat Mengimplementasikan Ilmu yang didapat Didunia Kerja

Palembang-penanewinvestigasi.com
Perpisahan Siswa Kelas XII SMK Negeri 5 digelar halaman SMK Negeri 5, Kamis (2/6/2022). Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs Riza Fahlevi MM. 

Riza Fahlevi mengatakan, pihknya mengapresiasi kegiatan perpisahan kelas XII SMK Negeri 5 yang memanfaatkan halaman sekolah. "SMK Negeri 5 ini setiap melaksanakan kegiatan selalu ramai, tidak pernah sepi.  Kita apresiasi Kepala sekolah SMK Negeri 5 Palembang yang selalu pemikiran inisiatif dan kreatif dalam melaksanakan kegiatan, " ujarnya. 

Lebih lanjut Riza menuturkan, SMK Negeri 5 Palembang merupakan sekolah kreatip. Yakni menjaga kekeluargaan dan kekompakan,  rasional/realistis, entrepenuer,  aplikasi dikuasai agar tidak ketinggalan,  tanggungjawab terhadap tugas, inisiatif dan inovasi serta profil pelajar Pancasila yang profesional. "Sesuai dengan tujuan pusat,  SMK Negeri 5 ini adalah salah satu SMK Penggerak, " ucapnya. 

Kepala SMKN 5 Palembang, Zulkarnain mengungkapkan,  perpisahan ini adalah pengembalian anak kepada orang tuanya. Oleh sebab itu,  perpisahan tetap dilaksanakan disekolah. 

"Dulu waktu diterima diserahkan disekolah.  Setelah tiga tahun mendapat pendidikan disini,  kami kembalikan lagi kepada orang tuanya disini, " katanya. 

Zulkarnain menambahkan,  ada 382 siswa yang mengikuti acara pelepasan sisw kelas XII.  "Untuk prestasi siswa kita Lilahita Allah.  Karena mereka ini korban covid-19, dan selama 2 tahun tidak aktif belajar disekolah. Jadi kami merasa hasilnya tidak maksimal, " bebernya. 

Zulkarnain berharap agar lulusan SMK Negeri 5 Palembang dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat  didunia kerja.  "Karena skill yang kita berikan kepada siswa.  Semoga setelah lulus dari sini, mereka bisa segera mendapatkan pekerjaan atau menjadi entrepenuer, " pungkasnya  (Ocha )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gunakan politik uang melalui anggota BPD, calon incumbent terancam dilaporkan polisi.

Kembangkan Kasus Korupsi Hasan-Tantri, Mantan Kades Binor Diperiksa KPK,

Di duga kades sukaraja pecat perangkat desa,dan rekrut perangkat baru