Dugaan Para Legislator Minahasa Utara (Minut) Bahwa Bupati Vonnie Anneke Panambunan telah Keliru Melakukan Refocusing Anggaran Penanganan COVID-19.

Dugaan Para Legislator Minahasa Utara (Minut) Bahwa Bupati Vonnie Anneke Panambunan telah Keliru Melakukan Refocusing Anggaran Penanganan COVID-19.
www.penanewinvestigasi.com
Minut - Sulut
Dugaan para legislator Minahasa Utara bahwa Bupati Minut Vonny Anneke Panambunan telah keliru melakukan Refocusing Anggaran penanganan Covid - 19.
Informasi yang dihimpun, Pemkab Minut dikenai Tuntutan Ganti Rugi (TGR) sebesar Rp61 miliar atas penggunaan dana COVID-19 tahun 2020.

Nominal tersebut disampaikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) Pemkab Minut, baru-baru ini.
Dana Covid Minut TGR. Harus dikembalikan Rp61 miliar. Terbanyak di Dinas Pangan sebesar Rp56 miliar, sisanya di sekretariat. 21 Desember lalu usai pertemuan BPK bersama kepala daerah.
Sayangnya, sejak informasi tersebut menyeruak, upaya konfirmasi terkait temuan ini, masih belum berhasil.
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Minut, hingga Selasa (29/12/2020),
 memilih bungkam bahkan saling lempar bola.
Coba konfirmasi pak sekda, ujar Kaban Keuangan Minut Petrus Macarau.
Sementara Sekda Minut Jemmy Kuhu juga lempar bola.
Tanyakan ke Inspektorat,  singkat Kuhu yang menolak dikonfirmasi.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Minut Umbase Mayuntu juga sama, tutup mulut.
Umbase enggan merespon pertanyaan, baik lewat pesan whatsapp, tidak mengangkat telepon dan sulit untuk ditemui.
Disisi lain, Ketua DPRD Minut Denny Lolong ikut menyesalkan TGR Pemkab Minut yang jumlahnya sangat besar.
Menurut Lolong, gara-gara salah merefokusing anggaran, banyak pembiayaan yang penting yang tidak terbayarkan, salah satunya gaji perangkat desa dan tenaga honorer.
Sekarang tinggal menunggu konsekuensi apa yang akan diterima. Tentu anggaran ini harus dipertanggung jawabkan, ujar Lolong.


(Theresia).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gunakan politik uang melalui anggota BPD, calon incumbent terancam dilaporkan polisi.

Kembangkan Kasus Korupsi Hasan-Tantri, Mantan Kades Binor Diperiksa KPK,

Di duga kades sukaraja pecat perangkat desa,dan rekrut perangkat baru