Bentuk Karakter dan Disiplin, Babinsa Latih PBB di SMAN 1 Sebawi

*Bentuk Karakter dan Disiplin, Babinsa  Latih PBB di SMAN 1 Sebawi.* Sambas, Minggu (7/3/21) - Bentuk karakter dan kedisiplinan terhadap generasi muda penerus bangsa, Babinsa Sebawi, Koramil 1208-01/Sambas, Sertu Sunoto memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi pada kegiatan Pramuka yang bertempat di lapangan SMAN 1 Sebawi, Desa Sebawi, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas,  Dikatakan Sertu Sunoto, kegiatan ini memiliki tujuan untuk membentuk karakter dan kepribadian serta mental anak-anak Pramuka di Sekolah Menegah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau yang setara. Adapun materi yang diberikan diantarannya, sambung Sertu Sunoto,, sikap sempurna, hadap kanan/kiri, jalan ditempat, penghormatan dan masih banyak materi lainnya dalam PBB. "Dalam kegiatan ini, adik-adik Pramuka sangat antusias mengikutinya, bahkan dalam mempraktekkan materi yang telah diberikan dengan penuh semangat" kata Sertu Sunoto.  Sementara itu, Danrami

LOKAKARYA MINI LINTAS SEKTORAL UPT PUSKESMAS BATU RAYA KECAMATAN GUNUNG TIMANG TAHUN 20 21

LOKAKARYA MINI LINTAS SEKTORAL UPT PUSKESMAS BATU RAYA KECAMATAN GUNUNG TIMANG TAHUN 20 21
 
Muara Teweh -  pelaksanaan Lokakarya Mini Lintas Sektor UPT PUSKESMAS,Senin.(22/02/2021) diDesa Batu Raya kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara.
Lokmin linsek adalah rapat koordinasi yang diselenggarakan dalam rangka mencapai keberhasilan pembangunan kesehatan yang memerlukan keterpaduan lintas program dan lintas sektor.

Acara dipimpin oleh Camat Gunung Timang, Bapak Arson, ST. M.Eng,dan dihadiri oleh Danramil Gunung Timang Kapolsek Gunung Timang, Kasi Kesra Kecamatan , Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara yaitu Kepala Dinas Kesahatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Ibu Ir. Khusnul Khotimah KA.Msi, Kasubbag Umum dan Kepegawaian Pak Bambang  , Kabid Pelayanan Primer  Barito Utara dan dari Bagian Kefarmasian KB Barito Utara, Kepala Desa dan Ketua TP PKK ,ketua BPD,serta tokoh masyarakat tokoh adat dan Agama se wilayah kerja UPT Puskesmas Batu Raya yang meliputi Desa Siwau, Desa Tongka,Desa Batu Raya I dan Batu Raya II.

Inti dari acara tersebut adalah laporan kegiatan pelaksanaan program kesehatan dan dukungan sektor terkait, inventarisasi masalah dan hambatan dari masing-masing sektor dalam pelaksanaan kegiatan serta informasi baru.dan Profil UPT.PUSKESMAS BATU RAYA.

Arson, ST. M.Eng,Selaku pimpinan wilayah Kecamatan mengharapkan masukan-masukan kepada semua lintas sektor agar bersama melakukan evaluasi terhadap kegiatan- kegiatan program puskesmas Batu Raya pada tahun 2020, serta masukan dan mohon dukungan untuk program tahun 2021 agar bisa lebih baik melayani masyarakat. Kepada 4 Kades agar menganggarkan biaya kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya posyandu, terutama untuk gizi makanan tambahan bayi. Terima kasih karena semua Kades dan lintas sektoral sepakat menandatangani nota kesepahaman untuk mendukung program Puskesmas Batu Raya.

Dikesempatan yang sama Kepala UPT Puskesmas Batu Raya Triliani Krismidasi.SST. memaparkan tentang arah kebijakan dan rencana aksi program kesehatan masyarakat tahun 2021 yang tujuannya adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta kesehatan kaum Lamsia Selain itu juga tentang penanganan pandemi Covid -19 dengan mencegah penularan serta memperkuat   di desa, mempertajam SMD dan MMD dalam permasalahan kesehatan, koordinasi dengan desa terkait deteksi dini ODGJ dan koordinasi dengan Dindikpora, PPAI dan para Kepala Sekolah dalam menjaga kesehatan anak didiknya.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Ir. Khusnul Khotimah KA.Msi, bahwa berdasarkan Permenkes nomor 44 tahun 2016 tentang pedoman Manajemen Puskesmas, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara dapat memberikan bimbingan dan pendampingan pada pelaksanaan Mini Lokakarya yang diselenggarakan oleh puskesmas.''

“Pelaksanaan minilokakarya puskesmas ini sebagai implementasi terhadap amanat permenkes tentang manajemen puskesmas serta sebagai bentuk dukungan kepada puskesmas dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara layanan kesehatan di wilayahnya”, ungkap Ir.husnul KA.msi

Ditambahkannya, lokakarya mini sektoral merupakan suatu pertemuan antar petugas puskesmas dengan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan puskesmas serta membina peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi puskesmas itu sendiri.

“Dengan lokakarya lintas sektor ini diharapkan mendapat dukungan dan masukan dari lintas sektoral dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan yg lebih baik kepada masyarakat”, pungkasnya.

Membangun kesehatan, dalam hal ini meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bukanlah tanggung jawab sepenuhnya dilimpahkan kepada instansi kesehatan saja, puskesmas atau rumah sakit, tapi tanggung jawab bersama secara kolektif semua elemen bangsa, baik yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak, karena kesehatan memiliki relasi dan dampak besar pada semua sektor, seperti ekonomi, pendidikan, sosial dan sebagainya, karena semua hal tidak akan berjalan jika seseorang tidak fit atau sehat.

Tentu dalam menyikapi dan merespon permasalahan kesehatan harus keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan unsur terkait untuk bergandengan tangan, memperbaiki sistem dan merubah pola hidup sehat dimasyarakat, sehingga apa yang dicita-citakan bangsa dapat terwujud di penghujung acara Lokakarya Mini tersebut dilakukan penandatanganan Komitmen Lintas Sektor dalam mendukung Puskesmas Batu Raya untuk Reakreditasi Di Tahun 2022.

* yurin.

Komentar